Bibit Lada Perdu | Cara Budidaya Tanaman

Pusat Penjualan Bibit Lada Perdu Unggul Murah dan Informasi Cara Budidaya Lada Perdu. Hp/WA 087838393451

LightBlog
Responsive Ads Here
Tampilkan postingan dengan label bibit lada perdu lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bibit lada perdu lampung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2016

Perbedaan Lada Perdu Dengan Lada Panjat

Secara sederhana perbedaan lada perdu dengan lada panjat adalah; Lada panjat memiliki sifat dasar memanjat atau merambat. Teknik budidaya lada panjat yang biasa dipraktekkan adalah teknik budidaya dengan menggunakan tiang panjat. Sementara lada perdu tidak membutuhkan tiang panjat, sehingga teknik budidayanya jauh lebih praktis, efesien, ekonomis dan ekologis. Selain itu jarak tanam lada perdu juga bisa lebih rapat 1x2 m, sementara lada panjat membutuhkan jarak tanam minimal 2x2 meter.

Dapat dipahami budidaya lada perdu jauh lebih efesien apabila dibandingkan dengan budidaya lada panjat. Berikut beberapa poin keuntungan budidaya lada perdu:
1.      Bahan tanam bibit lada perdu banyak tersedia. Apabila Anda serius membutuhkan atau ingin mencoba untuk budidaya lada perdu, Anda bisa menghubungi Phone (08783893451)
2.      Budidaya lada perdu tidak membutuhkan tiang panjat, sehingga jauh lebih ekonomis sebab Anda tidak butuh biaya untuk membuat tiang panjat.
3.      Populasi tanaman lada perdu per satuan luas lahan lebih banyak, artinya lebih efesien dan tidak boros tempat.
4.      Berumur genjah (mampu berbuah setelah satu tahun di tanam di kebun)
5.      Pemeliharaan dan pemungutan bibit lada perdu lebih mudah apabila dibandingkan dengan pemeliharaan dan pemugutan bibit lada biasa.
6.      Pemanenan lada perdu tidak butuh menggunakan tangga sebab ketinggian maksimal lada perdu berkisar 90 cm – 120 cm.
7.      Budidaya lada perdu tidak membutuhkan tindakan agronomik pemangkasan dan pengikatan sulur, sebagaimana yang biasa dilakukan untuk budidaya lada panjat.
8.      Memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai tanaman sela (intercrop) dan tanaman pekarangan.
9.      Budidaya lada perdu juga bisa menggunakan pot atau polybag sehingga memungkinkan untuk dijadikan sebagai tanaman hiasan alternatif.
10.  Lada perdu memiliki nilai estetika tersendiri apabila ditanam di areal pekarangan sekitar rumah, mengingat bentuk yang unik dan indah.
11.  Memungkinkan dilaksanakannya mekanisasi dalam budidaya
12.   Bermanfaat bagi kegiatan penelitian, misalnya; persilangan atau hibridasi

Percobaan yang dilakukan oleh Sub-balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat selama lima tahun menunjukkan bahwa lada perdu dapat memberikan produksi rata-rata 20 g pohon pada umur 2 tahun, dan 500g/pohon pada umur 3 tahun.  Apabila penanaman dilakukan dengan jarak tanam 1m x 2 m, populasi tanaman ± 4.500 pohon/ha, dan perkiraan lahan produktif 90% maka pada umur 2 tahun mencapai 2.250 kg/ha.

Ditinjau dari aspek keuntungannya, dengan luasan dan teknologi yang sama usaha tani lada perdu lebih menguntungkan dibandingkan usaha tani lada panjat. Bagaimana Anda tertarik untuk mencobanya? Apabila Anda tertarik mencobanya dapat bibit unggulan lada perdu dengan menghubungi nome phone/Wa: 08783893451

Rabu, 26 Oktober 2016

Keunggulan Budidaya Lada Perdu

Budidaya ladaperdu berbeda dengan budidaya lada panjat. Lada perdu tidak membutuhkan tiang panjat sebagaimana lada panjat. Lada perdu merupakan varietas tanaman lada yang sengaja dibudidayakan guna menjawab persoalan budidaya lada panjat yang dinilai biaya budidaya semakin mahal. Hal itu mengingat semakin sulitnya memperoleh tiang panjat mati yang tahan lama di samping harganya yang mulai mahal. Sementara penggunaan tiang panjat hidup menyebabkan adanya persaingan cahaya, hara air dan CO2. Hal ini tentunya menjadi persoalan tersendiri bagi para petani lada.
budidaya lada perdu

Dari sini kemudian beberapa pakar tanaman lada mulai melakukan penelitian dan uji coba sehingga kemudian lahir jenis tanaman lada perdu. Lada perdu merupakan varietas tanaman lada yang sengaja dibudidayakan utnuk menjawab persoalan biaya budidaya lada panjat yang dinilai semakin mahal, sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi masalah semakin sulitnya memperoleh tiang panjat.
Beberapa kelebihan dan keunggulan budidaya lada perdu adalah :
1.      Tidak memerlukan tiang panjat sehingga dapat menekan biaya produksi
2.      Pemeliharaan lebih mudah apabila dibandingkan pemeliharaan lada panjat
3.      Pemanenan lebih mudah karena untuk melakukan pemanenan Anda tidak butuh menggunakan tangga, sebab tinggi lada perdu hanya dikisaran 90 cm hingga 120 cm.
4.      Bisa ditumpang sela dengan tanaman tahunan atau bisa ditumpangsari dengan tanaman semusim.
5.      Kelebihan lain budidaya lada perdu adalah bisa dibudidayakan di lahan sempit atau di sekitar pekarangan rumah yang tidak begitu luas karena lada perdu dapat ditanam menggunakan pot atau polybag.
Beberapa aspek agronomi yang membedakan antara budidaya lada perdu dan lada panjat adalah; pada penyiapan dan perbanyakan bahan tanaman,  pendederan dan pembibitan, pemeliharaan, panen. Selain itu terdapat aspek lain seperti pengendalian hama penyakit dan pasca panen pada tanaman lada perdu sama dengan lada tiang panjat.
Meski menurut beberapa kalangan menilai produktivitas lada perdu relatif rendah (0,4 – 0,5 kg lada kering/tahun) dan baru mulai dipanen pada umur 2 tahun. Hanya saja  populasi persatuan luas cukup tinggi yaitu ± 4000-4500 tanaman/ha. Dengan demikian produksi per hektar hampir setara dengan tanaman lada panjat. Lebih dari itu,  pemeliharaan lada perdu relatif lebih mudah dan murah dibanding lada panjat, sehingga biaya produksi dapat ditekan.

Sekarang ini untuk mendapatkan bibit lada perdu tidak sulit Anda cukup menghubungi Phone/Wa: 08783893451

Rabu, 19 Oktober 2016


Penanaman lada perdu diawali dengan penyediaan benih.   Benih lada perdu berasal dari setek cabang primer dan sekunder atau pun cabang primer yang menyertakan sulur panjar (setek bertapak).  

Bahan benih tersebut disemai pada media semai dalam polybag yang berisi tanah, pupuk Trichokompos dan pasir (7:3:1)  sampai dengan perkaran tanaman tumbuh baik dan kuat untuk dipindahkan atau kurang lebih selama 3-4 bulan.  Untuk merangsang pertumbuhan akat dapat digunakan zat organik pengatur tumbuh dan penaburan Trichoderma di persemaian
Penanaman lada di pekarangan rumah dapat dilakuan dengan menanam langsung disekitar pekarangan atau di dalam pot.  Penanaman lada di pekarangan dalam pot berukuran 60 x 40. Untuk meningkatkan kesuburan tanah, di dalam pot diberikan pupuk kandang sebanyak 10 kg, kapur 0,5 kg, Pupuk Trichokompos 10 kg, Trichoderma 100 gram. Penanaman dilakukan setelah dua minggu pemberian pupuk dasar.
Untuk optimalisasi pertumbuhan tanaman lada, maka dilakukan pemupukan secara teratur. Pupuk yang digunakan meliputi pupuk kandang sebanyak 5 kg yang diberikan setiap tahun, sedangkan pupuk Trichokompos dengan dosis pada tahun pertama 2 kg, tahun kedua 3 kg dan tahun ketiga 3 kg, frekuensi pemberian 4 kali setahun.
bibit lada perdu

Percabangan lada perdu yang rimbun menyebabkan tanaman sangat rentan dengan serangan penyakit, terutama jamur (P. Capsici) karena kelembaban udara disekitar pangkat tanaman cukup tinggi.   Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat penyangga dari kayu menyerupai para-para.
Untuk mengendalikan serangan hama penyakit menggunakan biopestisida atau agensi hayati. Penyakit utama lada terdiri atas penyakit busuk pangkal batang (BPB) penyakit kuning, penyakit keriting, dan beberapa hama yang menyerang bunga dan buah lada.  Pengendalian hama penyakit utama dilakukan secara kultur teknik dan pestisida atau agensi hayati.  Agensi hayati yang digunakan seperti bakteri Pasteuria penetrans untuk pengendalian penyakit kuning, jamur Trichoderma harzianum untuk mengendalikan penyakit busuk pangkal batang, jamur Beuveria bassiana mengendalikan hama walang sangit.  Jenis pestisida nabati untuk mengendalikan hama tanaman lada antara lain ekstrak biji bengkuang, tepung cengkeh atau ekstrak akar tuba.
Panen dapat dilakukan 12 bulan setelah penanaman, namun ada baiknya pada saat umur tersebut bunga dan buah yang terebentuk dibuang agar pertumbuhan tanaman lebih baik. Jumlah produksi tanaman pada umur 2 tahun dan 3 tahun masing-masing sebanyak 200 g/tanaman dan 500 g/tanaman lada kering.
Anda berminat menanam lada perdu? kami sedia bibit lada perdu berkualitas dan siap kirim ke seluruh Indonesia. Untuk pemesanan bisa menghubungi 087838393451.